Pabrik Kopra dan Mebel Terbakar

Pabrik Kopra dan Mebel Terbakar

MOJOKERTO – Pabrik Mandalindo di Jalan Raya Perning KM 22, Kabupaten Mojokerto ludes terbakar. Api diduga berasal dari ketel pengolahan kopra yang meledak hingga mengakibatkan beberapa gudang terbakar.

Informasi yang dihimpun, api mulai menjalar dan membakar gudang sekira pukul 21.00 WIB. Saat seluruh pekerja pabrik mebel dan pengolahan minyak goreng tersebut tengah beraktifitas.

“Informasi awal itu ketel pengolahan kopra yang berada di dalam gudang meledak sehingga minyaknya melebar dan membakar gudang,” ujar Kanit Reskrim Polsek Jetis, AKP Amat kesaat ditemui di lokasi, Senin (13/6/2016).

Ia menambahkan, di perusahaan Mandalindo tersebut, memang terdapat dua jenis usaha. Selain pembuatan mebel, perusahaan itu juga melakukan pengolahan kopra yang merupakan bahan pembuatan minyak goreng.

“Jadi sewaktu meledak, kondisi masih banyak pekerja karena memang tengah beraktivitas. Kemudian para pekerja itu mulai mengevakuasi barang-barang yang mudah terbakar,” imbuhnya.

Kendati demikian, lanjut perwira polisi dengan balok tiga dipundaknya ini, kobaran api berhasil meluluhlantahkan bangunan pengolahan kopra dan sebagian bangunan produksi mebel. Banyaknya barang yang mudah terbakar, sehingga membuat api semakin membesar dan sulit untuk dipadamkan.

“Ada tiga gudang yang terbakar dan semuanya ambruk. Gudang minyak dan sebagian gudang mabel. Korban jiwa tidak ada, sebab setelah terjadi ledakan tadi seluruh karyawan keluar dan mengevakuasi barang-barang yang mudah terbakar,” paparnya.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran (PMK) masih berupaya untuk menjinakan kobaran api. Sedikitnya, empat mobil PMK, yakni dua unit dari Pemkab Mojokerto, satu unit milik Kota Mojokerto, dan satu unit dari Kabupaten Gresik, diterjunkan untuk memadamkan api. Mengingat bahan-bahan yang diproduksi pabrik sangat mudah terbakar.

“Sampai sekarang masih proses pemadaman. Yang menjadi kendala adalah karena ada minyaknya. Untuk kerugian materiil sekitar Rp1 miliar,” tandasnya.

Sementara itu hingga kini, pemilik perusahaan Mandalindo belum juga bisa dikonfirmasi penyebab kebakaran tersebut. Awak media yang hendak melakukan peliputan juga dilarang masuk ke area pabrik.

Ato
Ato

Menyukai Tantangan, Ecommerce Consultant. Business Development and Corporate Market

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *