Pabrik Pengolahan Getah Pinus Terbakar

Pabrik Pengolahan Getah Pinus Terbakar

PASURUAN – Pabrik pengolahan getah pinus di Desa Sungikulon, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan ludes dilalap si jago merah. Kebakaran pabrik yang memproduksi tiner dan bahan campuran cat pelitur tersebut diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa pada bencana kebakaran yang berada di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut. Namun dua unit sepeda motor milik karyawan yang terparkir di dalam pabrik ikut ludes terbakar. Diperkirakan kerugian material akibat kebakaran tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut salah seorang karyawan, Abdul Qohar, kebakaran tersebut terjadi beberapa saat setelah karyawan pulang kerja, sekira pukul 15.25 WIB, Rabu (11/5/2016). Ia yang masih berada di areal pabrik, tiba-tiba melihat kepulan asap hitam di bagian belakang pabrik.

“Kepulan asap hitam semakin membesar karena api cepat menjalar dan membakar bahan produksi minyak tiner. Kobaran api itu semakin sulit dipasarkan,” kata Abdul Qohar.

Dalam waktu sekejap, sumber api yang berasal bagian gudang terus merembet hingga ke seluruh areal pabrik. Tumpukan bahan produksi yang mudah terbakar ini menjadi penyulut baru kebakaran tersebut.

“Kami tidak bisa dan tidak berani menyelamatkan barang-barang di pabrik. Api sangat cepat menjalar dan membakar bagian lainnya,” tandas Abdul Qohar.

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang datang lebih awal, tidak mampu mengendalikan kobaran api yang terus membesar. Petugas kepolisian yang mengamankan lokasi kejadian, akhirnya meminta bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran milik perusahaan swasta di Kabupaten Pasuruan.

Kapolsek Pohjentrek, AKP Sumarno, menyatakan dugaan penyebab kebakaran tersebut berasal dari korsleting listrik. Untuk mengetahui penyebab pastinya, masih diperlukan penyelidikan lebih lanjut dengan mendatangkan tim laboratorium forensik Polda Jatim.

“Informasi awal penyebab kebakaran ini berasal dari korsleting listrik. Kebakaran ini tidak mengakibatkan korban luka maupun korban jiwa. Petugas telah melokalisir kobaran api agar tidak menjalar ke pemukiman penduduk,” kata AKP Sumarno.

Ato
Ato

Menyukai Tantangan, Ecommerce Consultant. Business Development and Corporate Market

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *